Logo PNRI
Pusat Preservasi Menggelar Webinar Mempertahankan Identitas Bangsa Melalui Koleksi Bersejaran dan Budaya Bangsa dalam Rangka Memperingati HUT RI ke-76 di Perpustakaan Nasional
Ditulis Oleh: Lisna Novita

Selasa, 31 Agustus 2021  


Dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT Republik Indonesia ke-76, Pusat Preservasi dan Alih Media bahan Perpustakaan menggelar Webinar dengan Tema: Mempertahan Identitas Bangsa Melalui Koleksi Bersejarah dan Budaya Bangsa. Acara berlangsung selama kurang lebih 3 jam dimulai dari pukul 13.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB. kami mengundang narasumber dari Staat Bibliothek zu Berlin, Dr. Yoones Defghani F  dan Dr. Thoralf Hanstein, keduanya adalah Peneliti Naskah/Koleksi Indonesiana.


Yoones memaparkan, di Jerman saat ini terdapat lebih dari 20 institusi di jerman yang memiliki koleksi manuskrip Asia dan masih oriental yang termasuk di dalamnya juga ada naskah kuno yang berasal dari Indonesia.

“Jika seorang peneliti ingin menemukan beberapa naskah kuno, hal tersebut membuat mereka sulit menemukan naskah-naskah yang mereka cari” Naskah-naskah Indonesia yag ada di Jerman nantinya akan digabung menjadi sebuah katalog gabungan atau terpadu yang disebut Union Calalge, yang dihadirkan sebagai portal.

Selain itu, Thoralf Hanstein menyatakan bahwa seluruh koleksi manuskrip nusantara Perpustakaan Staat Bibliothek zu Berlin kiwari berisi hampir 700 koleksi. Sepertiga telah didigitalkan dan tersedia secara online dengan gambar berkualitas tinggi untuk tujuan pribadi, ilmiah, atau komersial secara gratis.

“Proses katalogisasi Naskah Nusantara di seluruh Jerman menurut saya sebenarnya sangat penting sekali. Karena ternyata banyak sekali koleksi-koleksi kecil yang tersembunyi dalam arsip daerah yang eksistensinya tidak diketahui sebelumnya,” jelasnya.

Menurut Thoralf, hal ini mungkin terjadi, mengingat banyak orang Jerman yang bekerja di Indonesia pada masa penjajahan Belanda dan kemudian kembali dengan manuskrip yang disimpan di koleksi pribadi dan arsip daerah.
Galeri