http://diklat.poltekpelsulut.ac.id/-/s777/ https://tppkk.bengkaliskab.go.id/cgi-bin/s777/ https://tracerstudy.disdik.kalteng.go.id/demo/ https://bpprd.musirawaskab.go.id/demo/ http://bappedalitbang.balikpapan.go.id/assetsadmin/dana/index.html bokep gacor https://mesin.untag-sby.ac.id/mesin/XD/ https://wisuda.unkris.ac.id/pages/sdemo/ https://simdatin.bangda.kemendagri.go.id/uploads/-/ https://jdih-dprd.ponorogo.go.id/assets/Mvp/demo/ https://agroindustri.untag-sby.ac.id/backend/assets/ https://jdih.sorongkota.go.id/demo/ https://sierpekade.tangerangselatankota.go.id/demo/

https://dispora.lomboktimurkab.go.id/sgacor/ https://dispora.lomboktimurkab.go.id/sdemo/ http://bappedalitbang.balikpapan.go.id/assetsadmin/slotpulsa/index.html https://pmb.stiatabalong.ac.id/assets/thai/ https://pmb.ubd.ac.id/demo/ https://agroindustri.untag-sby.ac.id/demo/ https://hey.fkm.unair.ac.id/assets/front/ https://wisuda.unkris.ac.id/web/sthai/ https://wisuda.unkris.ac.id/pages/demo-slot/

Pusat Preservasi Perpustakaan Nasional RI
Logo PNRI
Pelestarian Naskah Kuno Pemenang Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka (A. Malin Bandaro Tuangku Mudo, Sijunjung, Sumatra Barat)
Ditulis Oleh: Adhisti Eka Putri
6 Maret – 10 Maret 2023. Puluhan Naskah kuno langka di Surau Simaung, Kabupaten Sijunjung diselamatkan oleh Perpustakaan Nasional RI.

Alfitmon Malin Bandaro Tuangku Mudo atau yang akrab disapa Tuanku Surau Simaung menerima penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2022 dari Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando dalam Kategori Pelestarian Naskah Kuno. Penghargaan tersebut diberikan kepada Tuanku Surau Simaung atas dedikasi dan peran aktif terhadap pelestarian dan pengembangan naskah kuno di Sumatera Barat, maka dari itu Perpustakaan Nasional memberikan bantuan pelestarian fisik naskah dan kandungan informasinya kepada Surau Simaung.

Surau Simaung atau Surau Syech Malin Bayang memiliki 88 naskah kuno dan telah ditetapkan sebagai objek wisata religi yang terletak di Jorong Tapian Diaro, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Tanggung jawab Perpustakaan Nasional RI terutama di Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan dalam melestarikan warisan budaya bangsa yaitu dengan melakukan perawatan dan perbaikan fisik naskah, digitalisasi, pembuatan sarana penyimpanan, serta memberikan bimbingan teknis preservasi kepada pemilik naskah, A.Malin Bandaro Tuangku Mudo di Surau Simauang, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat. Perpustakaan Nasional RI menerjunkan 5 orang Tenaga Pelestarian Fisik baik konservator maupun pustakawan, diantaranya Ellis Sekar Ayu, Cheppy Darmawan, Shella Ranti, Tri Susanti, dan Amar Hidayat serta Tim Alih Media sebanyak 3 orang yaitu Dhaniar Kurniasari, Adhisti Eka Putri, dan Eko Nursyah Hidayat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perpusnas RI dengan adanya kegiatan preservasi manuskrip kuno di Surau Simaung. Alhamdulillah, beberapa dokumen sudah dikonservasi fisik dan didigitalisasi. Hal ini sangat bermanfaat dan sangat bernilai untuk kami karena dokumen kuno yang ada di Surau Simaung ini kondisinya sudah sangat rapuh. Untuk kedepannya, karena memang belum semua manuskrip dikonservasi, mohon kesediaan Perpustakaan Nasional untuk melanjutkannya tahun depan.” Rika Nursanti, S.Pt, MM – Kepala Bidang Otomasi dan Pelayanan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sijunjung.

 “Terima kasih kepada Perpusnas RI dan didampingi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sijunjung yang telah membantu konservasi dan digitalisasi kitab-kitab yang ada di Surau Simaung ini. Terdapat berbagai macam ilmu dalam kitab-kitab ini, seperti takwil mimpi, pergeseran bulan dan matahari, dan lain-lain yang akan sangat bermanfaat untuk dipelajari.” A.Malin Bandaro Tuangku Mudo – Pemilik Naskah.
 
Setelah melakukan pelestarian naskah kuno daerah selama 5 hari di Surau Simaung, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, tim Preservasi Perpustakaan Nasional RI berhasil menyelesaikan konservasi naskah dengan rincian sebagai berikut; 53 eksemplar telah berhasil dialihmediakan dalam bentuk digital, 7 eksemplar telah berhasil dikonservasi fisiknya dengan metode deasidifikasi, mending, dan laminasi,  5 eksemplar dengan metode deasidifikasi, 18 naskah berhasil dijilid kembali, serta 15 naskah telah dibuatkan sarana penyimpanannya dalam bentuk portepel.
Galeri

Foto Bersama Pemilik Naskah

Foto Bersama Pemilik Naskah

Pelestarian Naskah Kuno

Pelestarian Naskah Kuno