https://ejurnal.malahayati.ac.id/demo/ https://dkpp.lumajangkab.go.id/laportani/smpo-demo/ http://diklat.poltekpelsulut.ac.id/-/s777/ https://tppkk.bengkaliskab.go.id/cgi-bin/s777/ https://tracerstudy.disdik.kalteng.go.id/demo/ https://skillana.id/blog/depo10k/ https://keperawatan.fikes.unsoed.ac.id/perawan/
slot demohttps://ult.fmipa.uho.ac.id/wp-content/upgrade/https://jateng.bnn.go.id/konten/templates/http://pajakonline.sidrapkab.go.id/local/https://desabalungtunjung.gresikkab.go.id/data/
Pusat Preservasi Perpustakaan Nasional RI
Logo PNRI
Pelestarian Naskah kuno yang Ada di Pulau Penyengat, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau (Yayasan Indera Sakti dan Masjid Raya Sultan Riau)
Ditulis Oleh: Prasetya Hari Ariadi

Pulau Penyengat, 13 – 17 Maret 2023. Perpustakaan Nasional RI Menyelamatkan Naskah kuno yang Ada di Pulau Penyengat, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Yayasan Indera Sakti dan Masjid Raya Sultan Riau).

Undang-Undang 43 tahun 2007 pasal 1 ayat 5 menyebutkan Perpustakaan Nasional RI adalah lembaga pemerintah non departemen yang melaksanakan tugas pemerintah dalam bidang perpustakaan yang salah satu fungsinya adalah sebagai perpustakaan pelestarian. Berdasarkan amanah tersebut Perpustakaan Nasional RI terutama Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan dan melestarikan warisan budaya bangsa yaitu dengan melakukan perawatan, perbaikan, dan mencegah kerusakan fisik bahan pustaka. Perpustakaan Nasioanl RI melalui Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan membentuk sebuah Tim Pelestarian naskah Kuno yang beranggotakan 6 orang Tenaga Pelestarian yang dipimpin oleh Ibu Novi Murdiyanti, S.Kom., MP., adapun anggota lainnya terdiri dari Konservator dan Pustakawan diantaranya yaitu, Edi Suryono, Niko Hartanto, dan Prasetya Hari Ariadi serta Tim Pengalih Media sebanyak 2 orang yaitu Faisal Huzein dan Fahrunissa Khairani.

Tim Pelestarian Naskah Kuno melaksanakan kegiatan preservasi dan alih media pada Yayasan Indera Sakti dan Masjid Raya Sultan Riau yang bertempat di Pulau Penyengat, Kecamatan Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau dengan didampingi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjung Pinang. Tim Pelestarian berangkat pada hari senin 13 Maret 2023 dan bertemu langsung dengan pemilik koleksi yaitu Raja Malik Hamzah (Ketua Yayasan Indera Sakti) dan Raja Al Hafidz (Ketua Pengurus Masjid Raya Sultan Riau). Kedua tempat tersebut menyimpan ratusan koleksi peninggalan bersejarah yang benilai tinggi, salah satunya naskah kuno. Pulau yang dikenal dengan Masjid Sultan Riau itu pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Melayu Riau-Lingga sekaligus pusat kesusteraan Melayu. Adapun beberapa koleksi bernilai tinggi contohnya adalah koleksi Mushaf Alquran ukuran besar yang dituliskan dengan tangan dibuat pada tahun 1867, lalu ada beberapa karya besar Pahlawan Nasional di bidang Bahasa contohnya karya dari Raja Ali Haji (Penulis Gurindam Dua Belas). Berdasarkan informasi dari Raja Malik Hamzah, naskah-naskah tersebut diperoleh dari keturunan serta kerabat-kerabat sultan.

Tim Pelestarian Naskah Kuno tidak hanya melakukan pelestarian dan alih media, tetapi juga memberikan bimbingan teknis preservasi kepada pengelola Perpustakaan Masjid Raya Sultan Riau, perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjung Pinang serta Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kepulauan Riau.

“Alhamdulillah, dua tahun berturut-turut Perpustakaan Nasional melakukan kegiatan (pelestarian) di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Saya kira ini adalah upaya yang sangat luar biasa dari Perpustakaan Nasional dalam upaya menjaga, memelihara, menyelamatkan khazanah-khazanah intelektual, (dan) khazanah keilmuan. Khazanah yang penting bagi bangsa Indonesia yaitu dalam bentuk naskah kuno dan manuskrip yang ada di Pulau Penyengat, mudah-mudahan upaya dan kegiatan seperti ini berlanjut lagi dan upaya penyelamatan khazanah bangsa ini tetap terjaga. Terima kasih, Assalamualaikum Wr.Wb.” (Raja Malik Hamzah, Ketua Yayasan Indera Sakti di Pulau Penyengat)

“Assalamualaikum wr.wb saya mengucapkan terima kasih kepada Tim Preservasi dan alih media Perpustakaan Nasional yang telah melakukan pekerjaan terhadap kitab-kitab yang ada di masjid Raya Sultan Riau, mudah-mudahan apa yang kita lakukan (dan) apa yang kita kerjakan saat ini akan menjadi suatu pekerjaan yang baik untuk kedepan dan mudah-mudahan kitab-kitab yang ada ini akan bermanfaat bagi seluruh umat, khususnya umat islam di seluruh Indonesia, terima kasih sekali lagi wassalammualaikum wr. Wb.” (Raja Al Hafidz, Ketua Pengurus Masjid Raya Sultan Riau)

Terhitung selama 5 hari, Tim Pelestarian Naskah Kuno Perpustakaan Nasional RI berhasil melakukan pelestarian naskah kuno di Yayasan Indera Sakti dan Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat berjumlah total 143 eksemplar dengan rincian sebagai berikut; 73 eksemplar koleksi naskah kuno berhasil dialih media dalam bentuk digital, 5 eksemplar naskah telah berhasil dikonservasi fisiknya dengan metode mending dan laminasi, serta 65 eksemplar koleksi telah dibuatkan sarana penyimpanan sesuai standar pelestarian naskah kuno dalam bentuk portepel, jilid amplop, dan kotak penyimpanan naskah.

Galeri

Foto Bersama Dengan Dispusip Kota Tanjung Pinang

Foto Bersama Dengan Dispusip Kota Tanjung Pinang

Hasil Konservasdi, Pembuatan Portepel, Dan Alih Media

Hasil Konservasdi, Pembuatan Portepel, Dan Alih Media

Penyerahan Hasil Preservasi Kepada Bapak Raja Malik Hamzah

Penyerahan Hasil Preservasi Kepada Bapak Raja Malik Hamzah

Proses Alih Media 1

Proses Alih Media 1

Proses Alih Media 2

Proses Alih Media 2

Proses Pembuatan Kotak Penyimpanan Naskah (Portepel)

Proses Pembuatan Kotak Penyimpanan Naskah (Portepel)

Proses Pembuatan Kotak Penyimpanan Naskah 2 (Portepel)

Proses Pembuatan Kotak Penyimpanan Naskah 2 (Portepel)

Tim Melakukan Bimtek Kepada Pemilik Koleksi Dan Dispusip Kota Tanjung Pinang

Tim Melakukan Bimtek Kepada Pemilik Koleksi Dan Dispusip Kota Tanjung Pinang

Tim Melakukan Survei Koleksi Naskah Milik Yayasan Indera Sakti

Tim Melakukan Survei Koleksi Naskah Milik Yayasan Indera Sakti

Tim Melakukan Surveri Naskah Milik Masjid Raya Sultan Riau

Tim Melakukan Surveri Naskah Milik Masjid Raya Sultan Riau

Tim Plestarian Naskah Kuno

Tim Plestarian Naskah Kuno