https://ejurnal.malahayati.ac.id/demo/ https://dkpp.lumajangkab.go.id/laportani/smpo-demo/ http://diklat.poltekpelsulut.ac.id/-/s777/ https://tppkk.bengkaliskab.go.id/cgi-bin/s777/ https://tracerstudy.disdik.kalteng.go.id/demo/ https://skillana.id/blog/depo10k/ https://keperawatan.fikes.unsoed.ac.id/perawan/
slot demohttps://ult.fmipa.uho.ac.id/wp-content/upgrade/https://jateng.bnn.go.id/konten/templates/http://pajakonline.sidrapkab.go.id/local/https://desabalungtunjung.gresikkab.go.id/data/
Pusat Preservasi Perpustakaan Nasional RI
Logo PNRI
Penanggulangan Bencana dan Bantuan Preservasi Serta Rehabilitasi Koleksi Bahan Perpustakaan Naskah Kuno Museum Negeri NTB
Ditulis Oleh: Ratih Desnita Wilanda

Mataram, Nusa Tenggara Barat, 6 – 10 Juni 2023. Perpustakaan Nasional RI melalui Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan melaksanakan kegiatan Penanggulangan Bencana dan Bantuan Preservasi Serta Rehabilitasi Koleksi  Bahan Perpustakaan Naskah Kuno Museum Negeri Nusa Tenggara Barat.

Sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang 43 tahun 2007 pasal 1 ayat 5 yang menyebutkan Perpustakaan Nasional RI adalah lembaga pemerintah non departemen yang melaksanakan tugas pemerintah dalam bidang perpustakaan yang salah satu fungsinya adalah sebagai perpustakaan pelestarian. Maka berdasarkan tugas dan fungsi tersebut Perpustakaan Nasional RI terutama Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan dan melestarikan warisan budaya bangsa yaitu dengan melakukan perawatan, perbaikan, dan mencegah kerusakan fisik bahan pustaka. Dalam mewujudkan serta mengimplementasikan tanggung jawab tersebut, Perpustakaan Nasional RI melalui Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan membentuk sebuah Tim Pelestarian Naskah Kuno yang beranggotakan 9 orang Tenaga Pelestarian yang dipimpin oleh Maliki Khoirul Ilman, S.Kom  adapun anggota lainnya terdiri dari Jamiat, S.Sos dan Tuty Hendrawati, S.Sos., M.TI sebagai Pustakawan Ahli Madya, Aldy Prayoga, S.Kom dan Mochamad Dava Harvela Dermawan, A.Md.Kom, sebagai Pengalih Media, Cheppy Darmawan, S.Sn, Nadiroh, S.Si sebagai Konservator, Miranda Nainggolan, A.Md sebagai Arsiparis Terampil dan Ratih Desnita Wilanda, S.S.I sebagai Pustakawan Ahli Pertama. Selain itu Tim Pelestarian Naskah Kuno juga didampingi oleh Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Pespustakaan, Ibu Dra. Made Ayu Wirayati, M.Ikom sekaligus melakukan serah terima hasil Pelestarian Naskah Kuno secara langsung dengan Bapak Ahmad Nur Alam, S.H., M.H selaku Kepala Museum Negeri NTB dan penyerahan duplikasi hasil alih media kepada perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB.

Kegiatan pelestarian yang dilakukan Tim Pelestarian Naskah Kuno Perpustakaan Nasional RI merupakan tindak lanjut dari kegiatan Identifikasi Koleksi Naskah Kuno Museum Negeri NTB yang sebelumnya dilakukan oleh Tim Pelestarian Naskah Kuno Perpustakaan Nasional RI pada tanggal 15 sampai dengan 18 November 2022. Berdasarkan kegiatan indentifikasi Koleksi Naskah Kuno, Museum Negeri NTB memiliki 418 judul naskah kuno yang tersimpan dan terdata secara filologi, dimana koleksi tersebut belum dialihmedia. Bahan naskah kuno yang terdapat di Museum Negeri NTB mayoritas atau lebih dari 90% dari total koleksi merupakan bahan lontar. Maka dari itu, pelestarian yang dilakukan oleh Tim Pelestarian Naskah Kuno Perpustakaan Nasional RI mencakup dua kegiatan, pelestarian fisik dan alih media koleksi lontar. Pelestarian fisik dilakukan dalam bentuk konservasi lontar dan pembuatan kotak sarana penyimpanan atau portepel lontar. Pelestarian fisik lontar dilaksanakan di Laboratorium Konseravsi Museum Negeri NTB yang didampingi beberapa pegawai museum. Sedangkan kegiatan pembuatan kotak sarana penyimpanan dan alih media dilaksanakan di  ruang Auditorium Museum Negeri NTB. Selain melakukan pelestarian naskah kuno, Tim Pelestarian Naskah Kuno Perpustakaan Nasional RI juga memberikan bimbingan teknis preservasi kepada beberapa perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB.

”Kami disini sangat senang mendapatkan perhatian dari Perpustakaan Nasional di kantor kami yang kecil ini, kami mendapatkan ilmu baru terkait dengan perawatannya. Sebelumnya mungkin level kami itu tidak kami lakukan karena museum ini terkait dengan manuskrip dan lontar yang kita miliki adalah sebagian dari kegiatan yang dimiliki oleh museum, tapi kegiatan yang sebagian itu cukup komprehensif yang kami lakukan. Dengan literasi yang dilakukan oleh teman-teman dan tim Ibu (Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan) teman-teman ini sudah mendapatkan level yang lain lagi melalui interaksi beberapa hari ini, ternyata ada hal-hal yang baru yang kami miliki yang harus kami lakukan kedepannya”. (Ahmad Nur Alam, S.H., M.H selaku Kepala Museum Negeri NTB)

”Salam hormat kami buat Bapak Kepala Perpustakaan Nasional kami berharap Beliau dalam kesempatan berikutnya bisa berkunjung ke kami untuk memberikan pengarahan kepada kita, kita berharap literasi ini bisa dilanjutkan kedepannya, mungkin ada hal-hal yang bisa memberikan pemahaman terhadap kami atau bantuan yang kami sangat senang, karena tugas kami cukup berat. Di sini hanya ada 3 museum di level provinsi satu, dan dua di kabupaten kota, sehingga memang kegiatan kami cukup berat. Dan kita berharap nanti kami juga akan bersilaturahmi dengan perpustakaan daerah agar sinkronisasi dan koordinasi kami bisa kami tingkatkan. Sekali lagi terima kasih, mudah-mudahan kegiatan yang baik ini bisa kita teruskan, karena masyarakat NTB cukup heterogen, disini ada tiga suku, dimana masing-masing suku itu punya warisan literasi yang berbeda satu dengan yang lain yang harus kita rawat. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian Perpustakaan Nasional, bahwa di NTB ini perlu dilakukan intervensi terkait dengan kegiatan ini karena ada potensi yang luar biasa yang dimiliki NTB.” (Ahmad Nur Alam, S.H., M.H selaku Kepala Museum Negeri NTB)

”Tanggung jawab pelestarian naskah kuno ini merupakan tanggung jawab kita bersama, saling berbagi pengetahuan, dan kedepannya bagaimana  naskah itu bisa selamat dan insyaAllah kedepan kalau memang perlu dilanjutkan kita akan coba diskusikan dengan pimpinan, bagaimana kita melanjutkan untuk penyelamatan selanjutnya karena jumlah naskah yang sangat banyak, jadi tidak bisa satu kali tapi mungkin beberapa kali kita harus datang. Dan selanjutnya kami akan serahkan ke Bapak Kepala Museum dan tim untuk melanjutkannya kedepan, mungkin kalau sudah mampu, sudah bisa kuat SDM nya, sarana dan prasarana yang baik mungkin nanti bisa dilanjutkan dengan tim yang disini agar penyelamatan naskah tidak berhenti. Mungkin kedepannya kita akan berkoordinasi dengan Dinas Perpustakaan Provinsi, tidak hanya di museum, tetapi semua naskah yang ada di masyarakat kita coba untuk bisa diselamatkan”. (Dra. Made Ayu Wirayati, M.Ikom selaku kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan)

Selama 5 hari melakukan kegiatan pelestarian, Tim Pelestarian Naskah Kuno Perpustakaan Nasional RI berhasil melakukan pelestarian naskah kuno di Museum Negeri Nusa Tenggara Barat dengan rincian sebagai berikut; 62 eksemplar naskah kuno berhasil dialih media dalam bentuk digital, 24 naskah kuno berhasil dikonservasi fisiknya dengan pembersihan menggunakan alkohol dan minyak sereh untuk menjaga dan melindungi fisik lontar, menyambung bagian lontar yang patah dengan selotape kertas bebas asam dan enkapsulasi, serta 50 eksemplar koleksi telah dibuatkan sarana penyimpanan sesuai standar pelestarian naskah kuno dalam bentuk portepel.

Galeri

Bimbingan Teknis Proses Alih Media

Bimbingan Teknis Proses Alih Media

Koleksi Lontar Museum Negeri NTB

Koleksi Lontar Museum Negeri NTB

Museum Negeri NTB

Museum Negeri NTB

Proses Alih Media

Proses Alih Media

Proses Konservasi Lontar Bersama Pegawai Museum Negeri NTB (2)

Proses Konservasi Lontar Bersama Pegawai Museum Negeri NTB (2)

Proses Konservasi Lontar Bersama Pegawai Museum Negeri NTB

Proses Konservasi Lontar Bersama Pegawai Museum Negeri NTB

Proses Pembuatan Sarana Penyimpanan (Portepel)

Proses Pembuatan Sarana Penyimpanan (Portepel)

Serah Terima Hasil Pelestarian Oleh Kepala Pusat Preservasi Dan Alih Media BP, Perpustakaan Nasional RI Dg Kepala Museum Negeri NTB

Serah Terima Hasil Pelestarian Oleh Kepala Pusat Preservasi Dan Alih Media BP, Perpustakaan Nasional RI Dg Kepala Museum Negeri NTB

Serah Terima Duplikasi Hasil Alih Media Oleh Kepala Pusat Presrvasi Dan Alih Media BP, Perpustakaan Nasional RI Dg Perwakilan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi NTB

Serah Terima Duplikasi Hasil Alih Media Oleh Kepala Pusat Presrvasi Dan Alih Media BP, Perpustakaan Nasional RI Dg Perwakilan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi NTB

Tim Preservasi, Kepala Museum, Dan Perwakilam Dinas Perpustakan Dan Kearsipan Provinsi NTB

Tim Preservasi, Kepala Museum, Dan Perwakilam Dinas Perpustakan Dan Kearsipan Provinsi NTB